Inilah 5 Kunci Selamat Dari Azab dan Siksa Kubur. Nombor 2 Ramai Yang Tidak Ambil Tahu?

Kita seluruh mengenali kalau hidup di dunia cuma sedangkan. dunia menggambarkan singgahan semata bagaikan penggalan dalam ekspedisi amat panjang buat mengarah alam barzah pada hari nanti. allah swt sudah mempersiapkan surga dan juga neraka bagaikan tempat manusia berulang. wafat pula menggambarkan sudah sesuatu kepastian dan juga ketetapan allah swt. bagaikan umat muslim yang beriman kita mempercayai rukun iman dan juga rukun islam.

saat sebelum datang hari kiamat, orang yang sudah wafat hendak dikubur hingga bangkit berulang nanti. di alam kubur tidaklah tempat biasa cuma berbentuk suatu petak tanah kecil, tetapi di alam kubur pula ada azab dan juga siksa yang allah swt turunkan untuk manusia – manusia yang berdosa. perihal ini amat banyak dipaparkan dalam angkatan laut (AL) qur’an dan juga pula hadits rasulullah saw.
trik sah buat membayar 50 persen tagihan listrikmu! baca saat ini >>>cara sah buat membayar 50 persen tagihan listrikmu! baca saat ini >>>bagaimana aku merendahkan berat tubuh dari 98 kilogram ke 56 kilogram cuma dalam 2 bulanbagaimana aku merendahkan berat tubuh dari 98 kilogram ke 56 kilogram cuma dalam 2 bulan
lemak perut hendak lenyap dalam sebagian hari bila saat sebelum tidur kamu.. . lemak perut hendak lenyap dalam sebagian hari bila saat sebelum tidur kamu.. . keriput, bengkak, dan juga kantung di dasar mata menghilang dalam 20 menit! keriput, bengkak, dan juga kantung di dasar mata menghilang dalam 20 menit!

ilustrasi
saat sebelum hari kebangkitan datang, seluruh orang (spesialnya umat muslim) tentu kita seluruh mau selamat dari azab dan juga siksa kubur. berikut ini pembahasan 12 kunci selamat dari azab dan juga siksa kubur :

mudah – mudahan allah swt melindungi kita seluruh dari azab dan juga siksa kubur.

1. mengamalkan tulisan tabarak tiap malam

perihal itu bersumber pada sabda rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam : “surat tabarak merupakan pelindung dari adzab kubur. ” (al – jaami’)

rasulullah saw menyarankan umat dia buat membaca ataupun mengamalkan tulisan tabarak tiap malam, ini dapat membantu manusia dari siksaan kubur. berikut 2 hadits rasulullah saw.

hadits rasulullah saw yang maksudnya : tulisan tabarak merupakan pelindung dari adzab kubur. ”

dari abdullah bin mas’ud ra dia mengatakan : barangsiapa yang membaca tabarakalladzi biyadihil mulku tiap malam, hingga allah ta’ala hendak menahannya diakibatkan oleh teks tersebut dari adzab kubur. kami – pada masa rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam – menamainya al – mani’ah (penahan). dia dalam kitabullah merupakan suatu tulisan yang barangsiapa membacanya dalam sesuatu malam, hingga ia telah banyak dan juga berbuat baik.

2. melindungi diri tidak terserang percikan air kencing

jangan menyepelehkan percikan air berkemih. baik kalangan pria ataupun wanita kebiasaanya menyepelekan perihal ini karna nanti pada waktu shalat dapat mengubah pakaiann yang suci dan juga bersih. sementara itu melindungi diri dari percikan air berkemih bagaikan salah satu kunci selamat dari azab dan juga siksa kubur.

rasulullah saw bersabda yang maksudnya: “kebanyakan adzab kubur itu merupakan diakibatkan oleh air berkemih. ” (al – jaami’)

imam al – munawi rahimahullah mengatakan, “maksudnya merupakan kalau mayoritas adzab kubur itu merupakan diakibatkan oleh perilaku menyepelehkan dalam melindungi dari air berkemih. ” ( faidh al – qodiir, jilid 4, perihal. 299, darul ma’rifah, beirut)

3. melindungi diri dan juga menghindari dari perbuatan namimah (perbuatan mengadu domba).

tidak sedikit pula orang – orang amat bahagia mengadu domba sesame muslim. orang serupa ini tentu hendak dikasih azab yang nyeri oleh allah swt bila tidak bertaubat.

dari ibnu abbas ra dia mengatakan rasulullah saw sempat melewati 2 buah kuburan, kemudian dia bersabda, “sesungguhnya keduanya merupakan lagi diadzab. bukanlah keduanya diadzab diakibatkan masalah yang (nampak) besar. ada juga salah satunya tidak bersuci kala buang air kecil, sebaliknya orang yang kedua merupakan dahulunya berjalan dengan melaksanakan namimah (adu domba) ”. setelah itu dia mengambil suatu pelepah kurma yang masih basah, kemudian dia membelahnya jadi 2 penggalan, kemudian dia menancapkan pada tiap – tiap kuburan tersebut sebatang. mereka (ialah para teman) bertanya, “wahai rasulullah, kenapa engkau melaksanakan perihal itu? ”. dia shallallahu ‘alaihi wa sallam menanggapi, “semoga adzab kubur itu jadi diringankan atas keduanya sepanjang kedua batang tersebut belum kering. ” (bukhari dan juga muslim)

4. menjauhkan diri dari perkataan dan juga perbuatan menggunjing (ghibah, gosip)

pada lazimnya ini kerap dicoba banyak orang paling utama kalangan wanita. paling utama untuk mereka yang suka bergosip. perihal ini amat dilarang dalam islam, dengan menjauhkan diri dari perbuatan dan juga perkataan ghibah membantu manusia dari siksa kubur.

rasulullah saw besabda yang maksudnya : “sesungguhnya keduanya lagi diadzab, dan juga keduanya bukanlah diadzab diakibatkan oleh masalah yang nampak besar, ada juga salah satunya merupakan diadzab diakibatkan oleh air berkemih, sebaliknya yang kedua merupakan diadzab diakibatkan oleh ghibah. ” (al – jaami’)

dalam hadits yang lain rasulullah saw bersabda yang maksudnya : “sesungguhnya keduanya lagi diadzab, dan juga keduanya bukanlah diadzab diakibatkan oleh masalah yang nampak besar, ada juga salah satunya merupakan diadzab diakibatkan oleh air berkemih, sebaliknya yang kedua merupakan diadzab diakibatkan oleh ghibah. ” (al – jaami’)

5. tidak berwasiat biar diadakan ratapan sehabis pribadinya wafat dunia (niyahah).

sebagian besar umat muslim tidak sempat berwasiat serupa ini, tetapi banyak pakar waris ataupun keluarga, saudara yang meratapi kematian sang mayyit. sementara itu ini amat dilarang dalam islam yang menimbulkan mayyit tersebut merasakan azab kubur yang pedih.

rasulullah saw yang maksudnya : “mayyit (orang yang telah me­ninggal) itu diadzab di alam kuburnya diakibatkan oleh ratapan atasnya. ” (bukhari dan juga muslim)

imam al – baihaqi rahimahullah mengatakan, “ adzab kubur yang dikhawatirkan hendak mengenai diakibatkan oleh ratapan buat mayyit. sebagian pakar ilmu mengatakan, ‘hal itu apabila (orang yang wafat dunia) berwasiat supaya pribadinya diratapi sehabis mati’. ” ( itsbaat adzaab al­ – qobr, perihal. 91)

Add Comment